Rukun Talak adalah

Rukun Talak adalah

Rukun Talak adalah

Rukun Talak adalah

  1. Suami

Hak talak hanya dimiliki oleh laki – laki karena ia lebih bisa mengendalikan emosi, dan lebih sanggup memikul beban – beban kehidupan. Sehingga, seorang laki – laki tidak tergesa – gesa ketika harus menjatuhkan talak kepada istrinya. Ia lebih bisa mendahulukan akal daripada perasaan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda :

ٳِنَّمَا الطَّلَاقُ لِمَنْ ٲَخَذَ بِااسَّاقِ

Artinya :

“ Talak itu hanyalah bagi yang mempunyai kekuatan (suami).” (HR. Ibnu Majah dan Daruquthni)

  1. Istri

Istri dikenai hukum talaq bila berada dalam empat keadaan.Pertama, benar – benar ada hubungan pernikahan diantara keduanya (suami istri). Kedua, seorang istri masih berada dalam masa iddah talak raj’i atau bainunah sughra. Ketiga, seorang istri berada dalam masa iddah perceraian yang diakui oleh syari’at. Keempat, seorang istri berada dalam masa iddah fasakh yang diakui oleh syari’at.

  1. Sighat Talaq

Sighat talaq adalah lafal yang menyebabkan terputusnya hubungan pernikahan, baik secara jelas (sharih) maupun sindiran (kinayah) dengan syarat harus disertai dengan adanya niat. Namun demikian, tidak cukup hanya dengan niat saja, sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW :

ٳِنَّ للهَ تَجَاوَزَلِئُامَّتِي مَاحَدَّثَتْ بِهِ ٲَنْفُسَهَامَالَمْ يَتَكَلَّمُوا ٲَوْيَعْمَلُوابِهِ.

Artinya :

“Sesungguhnya Allah memberikan ampunan bagi umatku apa – apa yang terdetik di dalam hati mereka, selama mereka ucapkan atau kerjakan.” (Muttafaqun ‘Alaih)


Baca Juga :