Apakah Keputihan Membatalkan Wudhu?

Banyak pertanyaan terutama di kalangan kaum muslimah, tentang batalkah wudhu jika sedang keputihan. Pertanyaan ini muncul karena pada dasarnya, Keputihan pada wanita berbeda dengan air kencing, atau darah  menstruasi. Untuk air kencing dan menstruasi, sudah pasti nash dan dalil hukumnya ia membatalkan wudhu, bahkan menstruasi membatalkan kewajiban sholat.

Berikut adalah artikel tentang hukum apakah keputihan membatalkan wudhu, yang Manjakani.co.id  nukil dari Portal Dakwah Rumaysho.com. Silakan Menyimak.

Apakah keluar keputihan membatalkan wudhu?

Diterangkan sebelumnya oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin bahwa farji (kemaluan) itu memiliki dua saluran.

Saluran pertama adalah saluran zakar (reproduksi) yang ini bersambung hingga ke rahim dan tidak terkait dengan saluran kencing maupun kandung kemih, keluarnya di bagian bawah saluran kencing.
Saluran kedua adalah saluran kencing, ini akan bersambung dengan kandung kemih dan keluar di atas kemaluan.

Beliau lantas menjelaskan, jika cairannya keluar dari saluran kencing, maka membatalkan wudhu karena berasal dari kandung kemih.
Sedangkan jika keluar dari saluran reproduksi, menurut jumhur (kebanyakan ulama) tetap membatalkan wudhu.

Walaupun ulama seperti Ibnu Hazm berpandangan tidak membatalkan wudhu karena keputihan tidak termasuk kencing, tidak termasuk madzi. Namun pendapat yang lebih hati-hati adalah keputihan itu membatalkan wudhu.

Bagaimana jika keputihan nya keluar terus menerus?

Hukum masalah keputihan keluar terus menerus ini sama dengan orang yang punya masalah kencing terus menerus. Yaitu wanita yang keluar keputihan terus menerus tersebut tetap shalat wajib ketika sudah masuk waktunya dalam keadaan bersuci. Ia jaga keadaan seperti itu semampunya. Ia tetap mengerjakan shalat dan kalau ada masalah yang keluar di tengah-tengah shalat, maka tidaklah masalah.

Jika diketahui keputihan tersebut biasa berhenti pada waktu tertentu sebelum waktu shalat berakhir, maka wajib menunggu hingga keputihan tersebut berhenti lalu melaksanakan shalat. Intinya, hukumnya sama seperti orang yang bermasalah kencing terus menerus.

Jika ada yang bertanya, bagaimana bisa wudhu batal sedangkan cairannya suci?
Sama halnya dengan kentut yang keluar dari dubur. Kentut membatalkan wudhu, namun tetaplah anginnya itu suci.
Wallahu a’lam.

Referensi:
Syarh Al-Mumthi’ ‘ala Zaad Al-Mustaqni’. Cetakan pertama, tahun 1422 H. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.

@ Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul, 13 Ramadhan 1437 H

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Rumaysho.Com, Channel Telegram @RumayshoCom, @DarushSholihin, @UntaianNasihat, @RemajaIslam

Sumber : https://rumaysho.com/13726-apakah-keluar-keputihan-membatalkan-wudhu.html


MANJAKANI SEKAR MALAM | PIL MANJAKANI | HERBAL MANJAKANIKHASIAT MANJAKANI | MANJAKANI ACEH | MAJAKANI HERBAL | OBAT KEPUTIHAN Terima kasih telah berkunjung di website Obat Keputihan Manjakani Sekar Malam, Manjakani.co.id, produsen dan distributor tunggal Produk Herbal Manjakani yang terpercaya, produk resmi dan asli, telah memiliki ijin POM Sekar Malam dan Sertifikat Halal MUI. Website ini kami buat untuk melayani Anda dalam pembelian Obat Keputihan  Manjakani Sekar Malam dan mempermudah Anda untuk mengenal Khasiat Manjakani, Manfaat Manjakani, Dosis dan Penggunaan Obat Keputihan Manjakani, serta Testimoni, Review dan Pengalaman Manjakani. Anda juga dapat membaca beberapa artikel kesehatan menarik yang ada di website kami, baik mengenai Keputihan, Cara Mengobati Keputihan, maupun Obat Keputihan Herbal.

Kata pencarian :

2 Responses

  1. berarti wanita yang mengalami keputihan,tetapi mereka shalat maka shalatnya tidak sah dong ??
    tetapi,ada pula yang mengatakan jika keputihan itu tidak membatalkan wudhu ?

    • manjakani

      Jika ada perbedaan pendapat, dan masing-masing memiliki dalil yang kuat, silakan memilih dan menggunakan salah satu pendapat sesuai keyakinan masing-masing…

Leave a comment